KOTABARU, KALSEL | VISI MISI – Bantuan Beras Miskin yang disalurkan oleh Badan Urusan Logistik (BULOG) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, diduga kurang berkualitas.

Berdasarkan investigasi tim di Desa Dirgahayu dan Desa Rampa, beras yang diterima masyarakat beberapa waktu lalu dipenuhi kutu dan berwarna kuning.

Kepala BULOG Kotabaru, M. Faizal, menegaskan pihaknya terus berkomitmen untuk menjaga mutu. Beras yang disalurkan wajib dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Jika terbukti tidak layak kami siap mengganti,” Kata M. Faizal saat ditemui Wartawan diruang kerjanya, Jumat (31/7/2026).

M. Faizal melanjutkan, beras yang dikeluhkan masyarakat kemungkinan berasal dari penyaluran bulan Juni 2026. Kualitas beras dapat berubah jika penyimpanan tidak tepat.

“Kelembapan, suhu, dan durasi penyimpanan menjadi faktor utama munculnya kutu maupun perubahan warna. Beras harus disimpan di tempat kering, tertutup rapat, dan jauh dari kelembapan agar tidak berkutu,” lanjutnya

Tak sampai di situ, ia juga membeberkan sedikit mekanisme qualty control yang diterapkan oleh BULOG. Untuk menjaga kualitas, pihaknya menerapkan sistem pengawasan berlapis mulai dari Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) hingga uji tanak rutin setiap bulan.

Pemeriksaan dilakukan pada tiga tahap krusial: saat beras masuk gudang, selama penyimpanan, dan sebelum distribusi. M. Faizal menekankan jika belum memenuhi standar, beras tidak akan disalurkan.

(Tim)

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *