KOTABARU, KALSEL | VISI MISI – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, Kalsel, Kadriannur, menjawab informasi yang beredar tentang beras Bantuan Pangan yang sudah berkutu dan berubah warna.

Kadriannur menduga beras yang sudah mulai berkutu dan berwarna kuning tersebut tidak langsung dibagikan ke masyarakat alias ditumpuk terlebih dahulu. Ia juga menekankan sebelum beras disalurkan ke masyarakat pihaknya selalu mengevaluasi sesuai prosedur yang berlaku.

“Bulog tidak mungkin membagi kalo kualitasnya kurang. Nah yang jadi rusak itu karna ditumpuk, tidak langsung dibagi. Saran kita jangan (Ditumpuk),” kata Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kadriannur, Selasa (4/8/26)

Stockpile Beras Bantuan Pangan Badan Urusan Logistik Kotabaru

Sementara itu, Kepala Bulog Kotabaru, M. Faizal, sekali lagi meyakinkan kepada masyarakat bahwa beras yang akan disalurkan dipastikan dalam kondisi layak konsumsi.

“Kami memastikan barang itu baik. Namun apabila di masyarakat terdapat beras yang kurang layak atau kurang baik kami akan bersedia melakukan pergantian silakan menghubungi tim dari Bulog,” kata M. Faizal

Pada 31 Juli 2026, Jurnalis Visi Misi bersama Genpi Kalsel menemukan beras Bantuan Pangan di Desa Rampa dan Desa Dirgahayu yang kurang bermutu. Beras yang diketahui sudah dibagikan beberapa waktu lalu sudah mulai menguning dan berkutu.

(Dody)

 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *