KOTABARU, KALSEL | VISI MISI – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Hj. Melinda Ratna Agustina, menghimbau kepada warga Kotabaru, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Wanita yang akrab disapa Melinda ini mengungkapkan, alasan ia melarang pembukaan lahan dengan cara dibakar karna Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dapat menyebabkan kualitas udara yang buruk dan dampak negatif terhadap ekonomi masyarakat.
“Baru saja kemaren hanya tiga spot di Pulau Laut Timur itu asapnya sudah sampai di sini, sedangkan kita ini kota kecil, pulau kecil, kebayang kan kalo hektarannya (Kebakarannya) bagaimana pencemaran udaranya,” kata Hj. Melinda Ratna Agustina, Jum’at (4/9/2026)
Eks Camat Pulau Laut Tengah ini melanjutkan, selama sepekan ia menjabat menjadi Kepala BPBD, kurang lebih 15 titik api sudah ia tangani. Dirinya menyebut wilayah yang kerap mengalami Karhutla adalah Kecamatan Pulau Laut Utara dan Kecamatan Pulau Laut Sigam.
Sementara itu, BPBD juga mempunyai langkah antisipatif untuk menangani Karhutla. Diantaranya melakukan siaga personel selama 24 jam dan bersinergi dengan elemen masyarakat.
“Kami sangat terbantu sekali yang masuk ke hutan-hutan yang kecil-kecil itu malah Balakar duluan. Luar biasa! Makanya saya juga ingin ketemu dengan teman-teman relawan Balakar dan BPK,” tutup Melinda
(Red)





